Headlines News :
Home » » Ciri-ciri Neraka dan

Ciri-ciri Neraka dan

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم


Ciri-ciri Neraka


عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ نَارَكُمْ هَذِهِ جُزْءٌ مِنْ سَبْعِينَ جُزْءًا مِنْ نَارِ ....

3504-4394. Dari Anas bin Malik RA, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Sesungguhnya api kalian ini adalah satu bagian dari tujuh puluh bagian api neraka Jahanam,...." Shahih: At-Ta'liq Ar-Raghib (4/226), Adh-Dha'ifah (3208).
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اشْتَكَتْ النَّارُ إِلَى رَبِّهَا فَقَالَتْ يَا رَبِّ أَكَلَ بَعْضِي بَعْضًا فَجَعَلَ لَهَا نَفَسَيْنِ نَفَسٌ فِي الشِّتَاءِ وَنَفَسٌ فِي الصَّيْفِ فَشِدَّةُ مَا تَجِدُونَ مِنْ الْبَرْدِ مِنْ زَمْهَرِيرِهَا وَشِدَّةُ مَا تَجِدُونَ مِنْ الْحَرِّ مِنْ سَمُومِهَا
3505-4395. Dari Abu Hurairah RA, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Api mengeluh kepada Tuhannya. Maka ia berkata, "Wahai Tuhanku, sebagian diriku mamakan sebagian lainnya." Maka Allah menjadikan api dua nafas, nafas saat musim dingin, dan nafas saat musim panas. Sangat dingin yang kalian dapatkan karena sengatannya, dan panas sangat yang kalian dapatkan karena angin panasnya'." Shahih: Ash-Shahihah (1457). Muttafaq 'Alaih.
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُؤْتَى يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِأَنْعَمِ أَهْلِ الدُّنْيَا مِنْ الْكُفَّارِ فَيُقَالُ اغْمِسُوهُ فِي النَّارِ غَمْسَةً فَيُغْمَسُ فِيهَا ثُمَّ يُقَالُ لَهُ أَيْ فُلَانُ هَلْ أَصَابَكَ نَعِيمٌ قَطُّ فَيَقُولُ لَا مَا أَصَابَنِي نَعِيمٌ قَطُّ وَيُؤْتَى بِأَشَدِّ الْمُؤْمِنِينَ ضُرًّا وَبَلَاءً فَيُقَالُ اغْمِسُوهُ غَمْسَةً فِي الْجَنَّةِ فَيُغْمَسُ فِيهَا غَمْسَةً فَيُقَالُ لَهُ أَيْ فُلَانُ هَلْ أَصَابَكَ ضُرٌّ قَطُّ أَوْ بَلَاءٌ فَيَقُولُ مَا أَصَابَنِي قَطُّ ضُرٌّ وَلَا بَلَاءٌ
3506-4397. Dari Anas bin Malik RA, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Pada hari Kiamat didatangkan seorang kafir yang paling merasakan nikmat di dunia, maka dikatakan, "Celupkanlah ia di dalam neraka." Maka iapun ditenggelamkan di dalamnya. Kemudian dikatakan kepadanya, "Wahai fulan, apakah kamu mendapatkan sedikit kenikmatan?" Maka ia menjawab, "Tidak. Tidak pernah kudapatkan kenikmatan sama sekali." Dan didatangkanlah seorang mukmin yang paling menderita dan paling berat cobaannya (ketika di dunia). Maka dikatakan (kepadanya), "Celupkanlah ia ke dalam surga." Maka ditenggelamkanlah ia di dalamnya. Kemudian ditanyakan kepadanya, "Hai fulan, apakah kamu merasakan sedikit penderitaan atau cobaan?" Maka ia menjawab, "Tidak sedikitpun kurasakan penderitaan atau cobaan." Shahih: Ash-Shahihah (1167). Muslim meriwayatkan hadits serupa.
عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الْكَافِرَ لَيَعْظُمُ حَتَّى إِنَّ ضِرْسَهُ لَأَعْظَمُ مِنْ أُحُدٍ وَفَضِيلَةُ جَسَدِهِ عَلَى ضِرْسِهِ كَفَضِيلَةِ جَسَدِ أَحَدِكُمْ عَلَى ضِرْسِهِ
3507-4398. Dari Abu Sa'id RA, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Orang kafir sungguh akan membesar, sehingga gerahamnya sungguh lebih besar dari gunung Uhud...." Shahih: Ash-Shahihah (1601).
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تَأْكُلُ النَّارُ ابْنَ آدَمَ إِلَّا أَثَرَ السُّجُودِ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَى النَّارِ أَنْ تَأْكُلَ أَثَرَ السُّجُودِ
3508-4402. Dari Abu Hurairah RA, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Api memakan anak Adam (manusia).. kecuali bekas sujud. Karena Allah mengharamkan kepada api untuk memakan bekas sujud." Shahih: Shifah Ash-Shalah. Muttafaq 'Alaih.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُؤْتَى بِالْمَوْتِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَيُوقَفُ عَلَى الصِّرَاطِ فَيُقَالُ يَا أَهْلَ الْجَنَّةِ فَيَطَّلِعُونَ خَائِفِينَ وَجِلِينَ أَنْ يُخْرَجُوا مِنْ مَكَانِهِمْ الَّذِي هُمْ فِيهِ ثُمَّ يُقَالُ يَا أَهْلَ النَّارِ فَيَطَّلِعُونَ مُسْتَبْشِرِينَ فَرِحِينَ أَنْ يُخْرَجُوا مِنْ مَكَانِهِمْ الَّذِي هُمْ فِيهِ فَيُقَالُ هَلْ تَعْرِفُونَ هَذَا قَالُوا نَعَمْ هَذَا الْمَوْتُ قَالَ فَيُؤْمَرُ بِهِ فَيُذْبَحُ عَلَى الصِّرَاطِ ثُمَّ يُقَالُ لِلْفَرِيقَيْنِ كِلَاهُمَا خُلُودٌ فِيمَا تَجِدُونَ لَا مَوْتَ فِيهَا أَبَدًا
3509-4403. Dari Abu Hurairah RA, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Ketika hari Kiamat terjadi, didatangkanlah kematian. Lalu diberhentikan ia di tengah jembatan Shirat. Maka dikatakan, "Wahai penghuni surga." Maka mereka menoleh disertai rasa takut akan dikeluarkan dari tempat mereka berada. Kemudian dikatakan, "Wahai penghuni nereka." Maka mereka menoleh disertai rasa gembira dan bangga akan dikeluarkan dari tempat mereka berada. Maka dikatakan, "Apakah kalian mengetahui ini?" Mereka menjawab, "Ya." Itu kematian." (Rasulullah bersabda), "Maka diperintahkanlah agar kematian itu didatangkan. Lalu disembelih ia di atas jembatan Shirat. Lantas dikatakan kepada kedua kelompok itu, 'Kekallah (kalian) di tempat yang kalian dapatkan, dan tidak akan pernah ada kematian di dalamnya'." Hasan Shahih: At-Ta'liq Ar-Raghib (4/278-279), Tahqiq Rafi Al Atsar (20), Takhrij Syarh Al 'Aqidah Ath-Thahawiyyah (474).

Ciri-ciri Surga

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ أَعْدَدْتُ لِعِبَادِيَ الصَّالِحِينَ مَا لَا عَيْنٌ رَأَتْ وَلَا أُذُنٌ سَمِعَتْ وَلَا خَطَرَ عَلَى قَلْبِ بَشَرٍ قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ وَمِنْ بَلْهَ مَا قَدْ أَطْلَعَكُمْ اللَّهُ عَلَيْهِ اقْرَءُوا إِنْ شِئْتُمْ { فَلَا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَا أُخْفِيَ لَهُمْ مِنْ قُرَّةِ أَعْيُنٍ جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ } قَالَ وَكَانَ أَبُو هُرَيْرَةَ يَقْرَؤُهَا مِنْ قُرَّاتِ أَعْيُنٍ
3510-4404. Dari Abu Hurairah RA, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, Allah SWT berfirman, "Aku persiapkan untuk hamba-hamba-Ku yang shalih sesuatu yang tidak pernah dilihat mata, didengar telinga dan juga tidak pernah terlintas pada hati manusia." Abu Hurairah RA berkata, "Barangsiapa di antara kalian yang benaknya telah diperlihatkan, maka bacalah jika kalian mau, "Seorangpun tidak mengetahui apa yang disembunyikan bagi mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata, sebagai balasan terhadap apa yang mereka kerjakan." (Qs. As-Sajdah[32]: 17). Ia berkata, "Dan Abu Hurairah RA membacanya, 'Min qurraati a'yun'." Shahih: Ar-Raudh An-Nadhir (1117). Muttafaq 'Alaih., tanpa perkataan: Dan Abu Hurairah RA...

عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَوْضِعُ سَوْطٍ فِي الْجَنَّةِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا
3511-4406. Dari Sahl bin Sa'd, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Tempat cambuk di surga lebih baik daripada dunia dan apa-apa yang ada di dalamnya." Shahih: At-Ta'liq Ar-Raghib (4/277). Muttafaq 'Alaih.
أَنَّ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الْجَنَّةُ مِائَةُ دَرَجَةٍ كُلُّ دَرَجَةٍ مِنْهَا مَا بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَإِنَّ أَعْلَاهَا الْفِرْدَوْسُ وَإِنَّ أَوْسَطَهَا الْفِرْدَوْسُ وَإِنَّ الْعَرْشَ عَلَى الْفِرْدَوْسِ مِنْهَا تُفَجَّرُ أَنْهَارُ الْجَنَّةِ فَإِذَا مَا سَأَلْتُمْ اللَّهَ فَسَلُوهُ الْفِرْدَوْسَ
3512-4407. Dari Mu'adz bin Jabal RA, ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, 'Surga itu seratus derajat, setiap derajatnya (berjarak) antara langit dan bumi, dan yang paling tingginya adalah surga Firdaus, tengahnya Firdaus dan 'Arsy berada di atas Firdaus, darinya dipancarkan sungai-sungai surga. Maka jika kalian meminta kepada Allah, maka mintalah kepada-Nya surga Firdaus." Shahih: Ash-Shahihah (922).
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوَّلُ زُمْرَةٍ تَدْخُلُ الْجَنَّةَ عَلَى صُورَةِ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ عَلَى ضَوْءِ أَشَدِّ كَوْكَبٍ دُرِّيٍّ فِي السَّمَاءِ إِضَاءَةً لَا يَبُولُونَ وَلَا يَتَغَوَّطُونَ وَلَا يَمْتَخِطُونَ وَلَا يَتْفُلُونَ أَمْشَاطُهُمْ الذَّهَبُ وَرَشْحُهُمْ الْمِسْكُ وَمَجَامِرُهُمْ الْأَلُوَّةُ أَزْوَاجُهُمْ الْحُورُ الْعِينُ أَخْلَاقُهُمْ عَلَى خُلُقِ رَجُلٍ وَاحِدٍ عَلَى صُورَةِ أَبِيهِمْ آدَمَ سِتُّونَ ذِرَاعًا
3513-4409. Dan Abu Hurairah RA, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Kelompok pertama yang masuk surga adalah dalam bentuk bulan malam purnama, kemudian kelompok yang setelahnya adalah dalam bentuk sinar bintang cahaya yang paling terang; mereka tidak kencing dan juga tidak buang air besar, tidak beringus juga tidak berludah. Sisir mereka dari emas, dan parfum mereka dari misk, bara apinya dari batang kayu yang wangi, pasangan-pasangan mereka adalah bidadari, akhlak mereka seperti akhlak satu orang, dalam bentuk bapak mereka Adam AS, setinggi enam puluh hasta. " Shahih: Muttafaq 'Alaih.
عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْكَوْثَرُ نَهَرٌ فِي الْجَنَّةِ حَافَّتَاهُ مِنْ ذَهَبٍ مَجْرَاهُ عَلَى الْيَاقُوتِ وَالدُّرِّ تُرْبَتُهُ أَطْيَبُ مِنْ الْمِسْكِ وَمَاؤُهُ أَحْلَى مِنْ الْعَسَلِ وَأَشَدُّ بَيَاضًا مِنْ الثَّلْجِ
3514-4411. Dari Ibnu Umar RA. Ia berkata. "Rasulullah SAW bersabda, "Al Kautsar adalah sungai di dalam surga. kedua tepinya dari emas alirannya dari yakut dan mutiara. tanahnya adalah misk yang paling wangi. airnya lebih manis dari madu serta lebih putih daripada salju." Shahih: Al Misykat (5641), edisi revisi tahqiq kedua.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ فِي الْجَنَّةِ شَجَرَةً يَسِيرُ الرَّاكِبُ فِي ظِلِّهَا مِائَةَ سَنَةٍ لَا يَقْطَعُهَا وَاقْرَءُوا إِنْ شِئْتُمْ { وَظِلٍّ مَمْدُودٍ وَمَاءٍ مَسْكُوبٍ }
3515-4412. Dari Abu Hurairah RA, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Sesungguhnya di dalam surga terdapat sebuah pohon yang penunggang kendaraan berjalan di bawah naungannya selama seratus tahun tanpa mampu mencapainya. Bacalah jika kalian mau, 'Dan naungan yang terbentang luas dan air yang tercurah'." (Qs. Al Waaqi'ah [56]: 30-31) Hasan Shahih; Muttafaq 'Alaih.
عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُؤْمِنُ إِذَا اشْتَهَى الْوَلَدَ فِي الْجَنَّةِ كَانَ حَمْلُهُ وَوَضْعُهُ فِي سَاعَةٍ وَاحِدَةٍ كَمَا يَشْتَهِي
3516-4415. Dari Abu Sa'id Al Khudri RA, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Orang mukmin jika ingin memiliki anak di dalam surga, maka (ia akan) menghamili dan melahirkannya dalam satu jam, sebagaimana yang ia inginkan." Shahih: Al Misykat (5648/4).
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي لَأَعْلَمُ آخِرَ أَهْلِ النَّارِ خُرُوجًا مِنْهَا وَآخِرَ أَهْلِ الْجَنَّةِ دُخُولًا الْجَنَّةَ رَجُلٌ يَخْرُجُ مِنْ النَّارِ حَبْوًا فَيُقَالُ لَهُ اذْهَبْ فَادْخُلْ الْجَنَّةَ فَيَأْتِيهَا فَيُخَيَّلُ إِلَيْهِ أَنَّهَا مَلْأَى فَيَرْجِعُ فَيَقُولُ يَا رَبِّ وَجَدْتُهَا مَلْأَى فَيَقُولُ اللَّهُ اذْهَبْ فَادْخُلْ الْجَنَّةَ فَيَأْتِيهَا فَيُخَيَّلُ إِلَيْهِ أَنَّهَا مَلْأَى فَيَرْجِعُ فَيَقُولُ يَا رَبِّ وَجَدْتُهَا مَلْأَى فَيَقُولُ اللَّهُ سُبْحَانَهُ اذْهَبْ فَادْخُلْ الْجَنَّةَ فَيَأْتِيهَا فَيُخَيَّلُ إِلَيْهِ أَنَّهَا مَلْأَى فَيَرْجِعُ فَيَقُولُ يَا رَبِّ إِنَّهَا مَلْأَى فَيَقُولُ اللَّهُ اذْهَبْ فَادْخُلْ الْجَنَّةَ فَإِنَّ لَكَ مِثْلَ الدُّنْيَا وَعَشَرَةَ أَمْثَالِهَا أَوْ إِنَّ لَكَ مِثْلَ عَشَرَةِ أَمْثَالِ الدُّنْيَا فَيَقُولُ أَتَسْخَرُ بِي أَوْ أَتَضْحَكُ بِي وَأَنْتَ الْمَلِكُ قَالَ فَلَقَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ضَحِكَ حَتَّى بَدَتْ نَوَاجِذُهُ فَكَانَ يُقَالُ هَذَا أَدْنَى أَهْلِ الْجَنَّةِ مَنْزِلًا
3517-4416. Dari Abdullah bin Mas'ud RA, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Sungguh aku mengetahui penghuni nereka yang terakhir keluar darinya, dan penghuni surga yang terakhir masuk ke dalam surga; yaitu laki-laki yang keluar dari neraka dengan merangkak, maka dikatakan kepadanya, "Pergilah dan masuklah ke dalam surga," ia pun mendatanginya (surga), maka dikhayalkan kepadanya bahwa itu adalah padang sahara. Maka ia kembali seraya berkata, "Wahai Tuhan! Aku mendapatkannya padang sahara." Maka Allah berfirman, "Pergi dan masuklah ke dalam surga!" Lalu ia mendatanginya, maka dikhayalkan kepadanya bahwa itu adalah padang sahara. Lalu ia kembali seraya berkata, "Wahai Tuhan! Aku mendapatkannya padang sahara." Maka Allah SWT berfirman, "Pergi dan masuklah ke dalam surga!" Lalu ia mendatanginya, maka dikhayalkan kepadanya bahwa ia adalah padang sahara. Lantas ia kembali seraya berkata, "Wahai Tuhan'. Ia adalah padang sahara, maka Allah berfirman. 'Pergi dan masuklah ke dalam surga, maka bagimu seperu dunia dan sepuluh yang serupanya atau sesungguhnya bagmya sepuluh kali lipat yang seperti dunia—. " Maka orang itu berkata. "Apakah Engkau mengejekku ataukah mentertawaikusedangkan Engkau Sang Raja? " Perawi berkata, "Aku melihat Rasulullah SAW tertawa sehingga nampak gigi serinya." Maka ia dikatakan, "Ini adalah penghuni surga yang paling rendah kedudukannya." Shahih: Mukhtashar Asy-Syama'il Al Muhammadiyyah (197). Muttafaq 'Alaih.
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ سَأَلَ الْجَنَّةَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ قَالَتْ الْجَنَّةُ اللَّهُمَّ أَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَمَنْ اسْتَجَارَ مِنْ النَّارِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ قَالَتْ النَّارُ اللَّهُمَّ أَجِرْهُ مِنْ النَّارِ
3518-4417. Dari Anas bin Malik RA, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Barangsiapa meminta surga kepada Allah sebanyak tiga kali, maka surga berkata, "Ya Allah, masukkanlah ia ke surga." Dan barangsiapa yang meminta dijauhkan dari api nereka tiga kali, maka nereka berkata, "Ya Allah, jauhkanlah ia dari api neraka." Shahih: At-Ta'liq Ar-Raghib (4/222).
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا لَهُ مَنْزِلَانِ مَنْزِلٌ فِي الْجَنَّةِ وَمَنْزِلٌ فِي النَّارِ فَإِذَا مَاتَ فَدَخَلَ النَّارَ وَرِثَ أَهْلُ الْجَنَّةِ مَنْزِلَهُ فَذَلِكَ قَوْلُهُ تَعَالَى { أُولَئِكَ هُمْ الْوَارِثُونَ }
3519-4418. Dari Abu Hurairah RA, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Tidaklah seorangpun di antara kalian kecuali ia mempunyai dua tempat; satu tempat di surga dan satu tempat lagi di neraka. Maka jika ia mati, lalu masuk neraka, maka penghuni surga akan mewarisi tempatnya. Itulah makna firman Allah SWT, 'Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi'." (Qs. Al Mu'minuun [23]: 10) Shahih: Ash-Shahihah (2279).

Telaga Surga
عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ لِي حَوْضًا مَا بَيْنَ الْكَعْبَةِ وَبَيْتِ الْمَقْدِسِ أَبْيَضَ مِثْلَ اللَّبَنِ آنِيَتُهُ عَدَدُ النُّجُومِ وَإِنِّي لَأَكْثَرُ الْأَنْبِيَاءِ تَبَعًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ
3489-4388. Dari Abu Sa'id Al Khudri RA, bahwa Nabi SAW bersabda, "Sesungguhnya aku memiliki sebuah telaga yang luasnya antara Ka'bah dan Baitul Maqdis. (Cahayanya) putih bagaikan susu. Tempat minumnya adalah dari kumpulan bintang. Dan sesungguhnya aku adalah nabi yang paling banyak pengikut di antara para nabi pada hari Kiamat." Shahih: Zhilal Al-Jannah (723), Ash-Shahihah (3949).
عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ حَوْضِي لَأَبْعَدُ مِنْ أَيْلَةَ إِلَى عَدَنَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَآنِيَتُهُ أَكْثَرُ مِنْ عَدَدِ النُّجُومِ وَلَهُوَ أَشَدُّ بَيَاضًا مِنْ اللَّبَنِ وَأَحْلَى مِنْ الْعَسَلِ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنِّي لَأَذُودُ عَنْهُ الرِّجَالَ كَمَا يَذُودُ الرَّجُلُ الْإِبِلَ الْغَرِيبَةَ عَنْ حَوْضِهِ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَتَعْرِفُنَا قَالَ نَعَمْ تَرِدُونَ عَلَيَّ غُرًّا مُحَجَّلِينَ مِنْ أَثَرِ الْوُضُوءِ لَيْسَتْ لِأَحَدٍ غَيْرِكُمْ
3490-4378. Dari Hudzaifah RA, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Sesungguhnya telagaku seluas antara Ailah dan 'Adn. Dan Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya tempat minumnya lebih banyak dari jumlah bintang-bintang (di langit), dan ia lebih putih dari susu, serta lebih manis dari manisnya madu. Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya aku akan mempertahankannya dari orang-orang, sebagaimana seorang lelaki mempertahankan telaganya dari unta asing.' Ditanyakan kepada beliau, 'Wahai Rasulullah, apakah engkau mengenali kami?' Beliau menjawab, 'Ya. Kalian ditampakkan kepadaku dengan wajah dan pergelangan tangan serta kaki yang putih bekas wudhu, yang tidak dimiliki oleh seorangpun dari selain kalian'." Shahih: Muslim (1/150).
حَدَّثَنِي ثَوْبَانُ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ حَوْضِي مَا بَيْنَ عَدَنَ إِلَى أَيْلَةَ أَشَدُّ بَيَاضًا مِنْ اللَّبَنِ وَأَحْلَى مِنْ الْعَسَلِ أَكَاوِيبُهُ كَعَدَدِ نُجُومِ السَّمَاءِ مَنْ شَرِبَ مِنْهُ شَرْبَةً لَمْ يَظْمَأْ بَعْدَهَا أَبَدًا وَأَوَّلُ مَنْ يَرِدُهُ عَلَيَّ فُقَرَاءُ الْمُهَاجِرِينَ الدُّنْسُ ثِيَابًا وَالشُّعْثُ رُءُوسًا الَّذِينَ لَا يَنْكِحُونَ الْمُنَعَّمَاتِ وَلَا يُفْتَحُ لَهُمْ السُّدَدُ
3491-4379. Dari Tsauban, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya telagaku (luasnya) antara 'Adn dan Ailah, lebih putih dari susu, dan lebih manis dari manisnya madu. Gelas-gelasnya laksana jumlah bintang di langit. Barangsiapa meminum seteguk darinya, niscaya tidak akan pernah merasa dahaga untuk selamanya. Dan orang pertama yang ditampakkan kepadaku adalah orang-orang miskin dari kalangan Muhajirin yang berpakaian lusuh dan rambut yang acak-acakan, yang tidak pernah merasakan kesenangan, dan tidak pernah pula (merasakan) dibukakan bagi mereka tempat makanan." Shahih: Ash-Shahihah (1082), Zhilal Al Jannah (707, 708), Al Misykah (5592).
عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا بَيْنَ نَاحِيَتَيْ حَوْضِي كَمَا بَيْنَ صَنْعَاءَ وَالْمَدِينَةِ أَوْ كَمَا بَيْنَ الْمَدِينَةِ وَعُمَانَ
3492-4380. Dari Anas RA, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Jarak antara dua sisi telagaku adalah bagaikan jarak antara Shan'a dan Madinah, atau bagaikan jarak antara Madinah dan Yaman'." Shahih: Zhilal Al Jannah (711). Muttafaq 'Alaih.
قَالَ أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُرَى فِيهِ أَبَارِيقُ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ كَعَدَدِ نُجُومِ السَّمَاءِ

3493-4381. Dari Anas bin Malik RA, ia berkata, "Nabi SAW bersabda, 'Diperlihatkan di dalamnya tempat minum yang terbuat dari emas dan perak, jumlahnya bagaikan bintang-bintang di langit'." Shahih: Zhilal Al Jannah.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ أَتَى الْمَقْبَرَةَ فَسَلَّمَ عَلَى الْمَقْبَرَةِ فَقَالَ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ تَعَالَى بِكُمْ لَاحِقُونَ ثُمَّ قَالَ لَوَدِدْنَا أَنَّا قَدْ رَأَيْنَا إِخْوَانَنَا قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَوَلَسْنَا إِخْوَانَكَ قَالَ أَنْتُمْ أَصْحَابِي وَإِخْوَانِي الَّذِينَ يَأْتُونَ مِنْ بَعْدِي وَأَنَا فَرَطُكُمْ عَلَى الْحَوْضِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ تَعْرِفُ مَنْ لَمْ يَأْتِ مِنْ أُمَّتِكَ قَالَ أَرَأَيْتُمْ لَوْ أَنَّ رَجُلًا لَهُ خَيْلٌ غُرٌّ مُحَجَّلَةٌ بَيْنَ ظَهْرَانَيْ خَيْلٍ دُهْمٍ بُهْمٍ أَلَمْ يَكُنْ يَعْرِفُهَا قَالُوا بَلَى قَالَ فَإِنَّهُمْ يَأْتُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ غُرًّا مُحَجَّلِينَ مِنْ أَثَرِ الْوُضُوءِ قَالَ أَنَا فَرَطُكُمْ عَلَى الْحَوْضِ ثُمَّ قَالَ لَيُذَادَنَّ رِجَالٌ عَنْ حَوْضِي كَمَا يُذَادُ الْبَعِيرُ الضَّالُّ فَأُنَادِيهِمْ أَلَا هَلُمُّوا فَيُقَالُ إِنَّهُمْ قَدْ بَدَّلُوا بَعْدَكَ وَلَمْ يَزَالُوا يَرْجِعُونَ عَلَى أَعْقَابِهِمْ فَأَقُولُ أَلَا سُحْقًا سُحْقًا

3494-4382. Dari Abu Hurairah RA, dari Nabi SAW, bahwa beliau pernah mendatangi sebuah pemakaman dan beliau mengucapkan salam kepada pemakaman tersebut. Beliau mengucapkan, "Semoga keselamatan dicurahkan bagi kamu. Rumah bagi kaum muslimin. Insyaallah kami akan menyusulmu." Lalu beliau bersabda, "Sungguh aku kami sangat berharap untuk dapat berjumpa dengan saudara-saudara kami ini." Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah kami bukan saudara-saudaramu?" Beliau menjawab, "Kalian adalah sahabatku dan saudara-saudaraku yang datang setelahku. Sesungguhnya aku menunggu kalian di telagaku." Mereka bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimana engkau mengenali orang-orang yang tidak engkau ketahui dari umatmu?" Beliau menjawab, "Bagaimana menurut kalian jika seseorang memiliki kuda berbulu putih di muka dan di kedua pergelangan kakinya berada di tengah-tengah gerombolan kuda hitam pekat, bukankah ia dapat dikenali?" Mereka menjawab, "Tentu." Beliau bersabda, "Sesungguhnya mereka datang pada hari Kiamat dengan muka dan kedua pergelangan tangan dan kaki yang putih bekas wudhu." Beliau bersabda, "Aku menunggu kalian di tepi telaga." Lalu bersabda, "Ketahuilah bahwa telagaku akan dijaga sebagaimana dijaganya telaga dari unta yang tersesat. Kemudian aku akan memangil mereka, 'Mari datanglah!' Maka dikatakan, 'Sesungguhnya mereka telah merubahnya setelahmu, serta mereka masih terus membalikkan badannya.' Maka aku berkata, 'Menjauhlah, menjauhlah'." Shahih: Ahkam Al Jana'iz (190), Al Irwa' (776). Muslim.


Share this article :

0 comments:

Kritik Saran -> Klick home untuk melihat kitab-kitab hadits

Kepada para pengunjung silahkan berkomentar yang sopan. Komentar spam akan di hapus

Download Kitab 9 Imam Gratis


Kitab 9 Imam

Download Gratis Kitab 9 Imam

Silahkan download gratis kitab 9 Imam, kilck gambar atau judulnya. Klick home untuk memilih kitab lainya. [...]
Shahih Bukhari

Download Gratis Kitab Shahih Bukhari terjemah

Silahkan download gratis kitab Shahih Bukhari, kilck gambar atau judulnya. Klick home untuk memilih kitab lainya. [...]
Kitab Shahih Muslim

Download Gratis Kitab Shahi Muslim

Silahkan download gratis kitab Shahih Muslim, kilck gambar atau judulnya. Klick home untuk memilih kitab lainya.[...]
Kitab Bulugul Maram

Kitab Bulugul Maram

Silahkan download gratis kitab Shahih Muslim, kilck gambar atau judulnya. Klick home untuk memilih kitab lainya.,[...]

Artikel ini Di Baca Ribuan Orang

Followers

 
Support : Creating Website | Johny Template | SITUS ISLAM OMA SUPARTANA
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2013. SITUS ISLAM UNTUK PENCERAHAN - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template