Headlines News :
Home » » Penderitaan yang Diterima Rasulullah dari Kaumnya

Penderitaan yang Diterima Rasulullah dari Kaumnya

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم


عن عَائِشَةَ زَوْج النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهَا قَالَتْ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَلْ أَتَى عَلَيْكَ يَوْمٌ كَانَ أَشَدَّ مِنْ يَوْمِ أُحُدٍ فَقَالَ لَقَدْ لَقِيتُ مِنْ قَوْمِكِ وَكَانَ أَشَدَّ مَا لَقِيتُ مِنْهُمْ يَوْمَ الْعَقَبَةِ إِذْ عَرَضْتُ نَفْسِي عَلَى ابْنِ عَبْدِ يَالِيلَ بْنِ عَبْدِ كُلَالٍ فَلَمْ يُجِبْنِي إِلَى مَا أَرَدْتُ فَانْطَلَقْتُ وَأَنَا مَهْمُومٌ عَلَى وَجْهِي فَلَمْ أَسْتَفِقْ إِلَّا بِقَرْنِ الثَّعَالِبِ فَرَفَعْتُ رَأْسِي فَإِذَا أَنَا بِسَحَابَةٍ قَدْ أَظَلَّتْنِي فَنَظَرْتُ فَإِذَا فِيهَا جِبْرِيلُ فَنَادَانِي فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ قَدْ سَمِعَ قَوْلَ قَوْمِكَ لَكَ وَمَا رُدُّوا عَلَيْكَ وَقَدْ بَعَثَ إِلَيْكَ مَلَكَ الْجِبَالِ لِتَأْمُرَهُ بِمَا شِئْتَ فِيهِمْ قَالَ فَنَادَانِي مَلَكُ الْجِبَالِ وَسَلَّمَ عَلَيَّ ثُمَّ قَالَ يَا مُحَمَّدُ إِنَّ اللَّهَ قَدْ سَمِعَ قَوْلَ قَوْمِكَ لَكَ وَأَنَا مَلَكُ الْجِبَالِ وَقَدْ بَعَثَنِي رَبُّكَ إِلَيْكَ لِتَأْمُرَنِي بِأَمْرِكَ فَمَا شِئْتَ إِنْ شِئْتَ أَنْ أُطْبِقَ عَلَيْهِمْ الْأَخْشَبَيْنِ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَلْ أَرْجُو أَنْ يُخْرِجَ اللَّهُ مِنْ أَصْلَابِهِمْ مَنْ يَعْبُدُ اللَّهَ وَحْدَهُ لَا يُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا
1170- Dari Aisyah RA (istri Rasulullah SAW), bahwa ia pernah bertanya kepada Rasulullah, "Ya Rasulullah, apakah engkau pernah mengalami suatu penderitaan yang lebih berat melebihi penderitaan yang engkau alami pada saat perang Uhud? Rasulullah SAW menjawab, 'Ya pernah, yaitu pada waktu itu aku bertemu dengan kaummu, kaum Quraisy. Tetapi penderitaan paling berat yang pernah aku alami adalah ketika aku berada di Mina untuk menyerukan umat manusia kepada jalan Islam. Mereka bukannya memenuhi seruanku, tetapi malah menyakitiku. Ketika aku himbau Ibnu Abdi Yalil bin Abdu Kulal untuk ikut serta bersamaku, ternyata ia menolak himbauanku tersebut. Lalu aku pergi meninggalkan tempat itu tanpa mengetahui arah mana yang akan aku tuju. Selanjutnya aku tidak mengetahui lagi di daerah mana aku berada. Namun yang jelas aku baru menyadari bahwa aku telah sampai di daerah Qarni Tsa'alib. Kemudian, perlahan-lahan aku angkat kepalaku ke atas langit. Pada saat itu aku melihat ada segumpal awan yang tengah memayungiku. Ketika aku perhatikan dengan seksama, ternyata di dalam awan tersebut ada malaikat Jibril yang sedang memanggilku. Jibril berkata, "Ya Muhammad sesungguhnya Allah SWT telah mendengar ucapan kaummu dan jawaban mereka kepadamu. Allah SWT telah mengutus malaikat penunggu gunung untukmu dan kamu dapat memerintahkannya untuk melakukan apa saja yang kamu inginkan terhadap mereka." Tak lama kemudian malaikat penunggu gunung memanggilku. Setelah mengucapkan salam kepadaku, iapun berkata, "Ya Muhammad, sesungguhnya Allah SWT telah mendengar jawaban kaummu kepadamu. Aku adalah malaikat penunggu gunung. Tuhanmu telah mengutusku untuk siap melaksanakan apa yang akan kamu perintahkan kepadaku. Apakah yang kamu inginkan sekarang ya Muhammad? Jika kamu ingin agar mereka, dijepit dengan dua buah gunung (di kota Makkah) itu, niscaya aku akan segera melaksanakannya. "' Mendengar pernyataan malaikat Penunggu gunung itu, Rasulullah pun berkata, 'Tidak usah. Aku malah berharap mudah-mudahan Allah SWT berkenan memunculkan dari kalangan mereka sendiri seseorang yang akan menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun.' {Muslim 5/181}
عَنْ جُنْدُبِ بْنِ سُفْيَانَ قَالَ دَمِيَتْ إِصْبَعُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي بَعْضِ تِلْكَ الْمَشَاهِدِ فَقَالَ "هَلْ أَنْتِ إِلَّا إِصْبَعٌ دَمِيتِ    وَفِي سَبِيلِ اللَّهِ مَا لَقِيتِ
1171- Dari Jundub bin Sufyan RA, dia berkata, "Dalam suatu peperangan jari tangan Rasulullah SAW pernah terluka dan mengeluarkan darah. Kemudian Rasulullah SAW berkata sambil bersenandung, 'Kamu hanyalah sebuah jari tangan yang berdarah dan pada jalan Allah ini engkau mengalaminya'' {Muslim 5/181}
عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ قَالَ بَيْنَمَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي عِنْدَ الْبَيْتِ وَأَبُو جَهْلٍ وَأَصْحَابٌ لَهُ جُلُوسٌ وَقَدْ نُحِرَتْ جَزُورٌ بِالْأَمْسِ فَقَالَ أَبُو جَهْلٍ أَيُّكُمْ يَقُومُ إِلَى سَلَا جَزُورِ بَنِي فُلَانٍ فَيَأْخُذُهُ فَيَضَعُهُ فِي كَتِفَيْ مُحَمَّدٍ إِذَا سَجَدَ فَانْبَعَثَ أَشْقَى الْقَوْمِ فَأَخَذَهُ فَلَمَّا سَجَدَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَضَعَهُ بَيْنَ كَتِفَيْهِ قَالَ فَاسْتَضْحَكُوا وَجَعَلَ بَعْضُهُمْ يَمِيلُ عَلَى بَعْضٍ وَأَنَا قَائِمٌ أَنْظُرُ لَوْ كَانَتْ لِي مَنَعَةٌ طَرَحْتُهُ عَنْ ظَهْرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالنَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَاجِدٌ مَا يَرْفَعُ رَأْسَهُ حَتَّى انْطَلَقَ إِنْسَانٌ فَأَخْبَرَ فَاطِمَةَ فَجَاءَتْ وَهِيَ جُوَيْرِيَةٌ فَطَرَحَتْهُ عَنْهُ ثُمَّ أَقْبَلَتْ عَلَيْهِمْ تَشْتِمُهُمْ فَلَمَّا قَضَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاتَهُ رَفَعَ صَوْتَهُ ثُمَّ دَعَا عَلَيْهِمْ وَكَانَ إِذَا دَعَا دَعَا ثَلَاثًا وَإِذَا سَأَلَ سَأَلَ ثَلَاثًا ثُمَّ قَالَ اللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِقُرَيْشٍ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ فَلَمَّا سَمِعُوا صَوْتَهُ ذَهَبَ عَنْهُمْ الضِّحْكُ وَخَافُوا دَعْوَتَهُ ثُمَّ قَالَ اللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِأَبِي جَهْلِ بْنِ هِشَامٍ وَعُتْبَةَ بْنِ رَبِيعَةَ وَشَيْبَةَ بْنِ رَبِيعَةَ وَالْوَلِيدِ بْنِ عُقْبَةَ وَأُمَيَّةَ بْنِ خَلَفٍ وَعُقْبَةَ بْنِ أَبِي مُعَيْطٍ وَذَكَرَ السَّابِعَ وَلَمْ أَحْفَظْهُ فَوَالَّذِي بَعَثَ مُحَمَّدًا صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْحَقِّ لَقَدْ رَأَيْتُ الَّذِينَ سَمَّى صَرْعَى يَوْمَ بَدْرٍ ثُمَّ سُحِبُوا إِلَى الْقَلِيبِ قَلِيبِ بَدْرٍ قَالَ أَبُو إِسْحَقَ الْوَلِيدُ بْنُ عُقْبَةَ غَلَطٌ فِي هَذَا الْحَدِيثِ
1172- Dari Ibnu Mas'ud RA, dia berkata, "Pada suatu ketika Rasulullah SAW tengah melaksanakan shalat di dekat Ka'bah. Sementara itu Abu Jahal dan kawan-kawannya sedang duduk di sekitarnya, sedangkan sehari sebelumnya mereka telah menyembelih seekor unta." Tak lama kemudian, Abu Jahal berkata, 'Siapa di antara kalian yang berani mengambil isi perut unta Bani fulan dan setelah itu meletakkannya pada kedua pundak Muhammad ketika ia sedang sujud dalam shalatnya?' Tiba-tiba salah seorang dari mereka bangkit dari tempat duduknya, dan mengambil isi perut unta tersebut. Ketika Rasulullah SAW tengah sujud, ia pun meletakkan benda tersebut di atas kedua pundak beliau. Melihat seperti itu, mereka tertawa, sedangkan saya hanya berdiri sambil memperhatikan peristiwa itu dari kejauhan. Seandainya saya mempunyai kekuatan -bisik saya dalam hati-niscaya akan saya buang benda itu dari punggung beliau. Sementara itu Rasulullah SAW tetap berada dalam posisi sujud tanpa dapat mengangkat kepalanya sedikitpun. Untungnya ada seseorang yang memberitahu Fatimah (putri Rasulullah), tentang peristiwa yang terjadi pada diri ayahnya. Tak lama kemudian datanglah Fatimah RA, yang saat itu telah tumbuh menjadi seorang gadis, ke tempat ayahnya yang sedang beribadah di dekat Ka'bah. Lalu ia buang isi perut unta itu dari pundak ayahnya. Kemudian ia beralih ke arah orang-orang kafir Quraisy, yang telah mengganggu ayahnya, seraya mencaci-maki mereka. Setelah selesai melaksanakan shalat, Rasulullah SAW membaca doa untuk kecelakaan orang-orang kafir Quraisy sambil mengangkat suaranya kuat-kuat, "Ya Allahya Tuhanku, aku serahkan kepada Engkau orang-orang kafir Quraisy ini'!" Sebanyak tiga kali. Ketika mendengar suara doa Rasulullah itu, semua kawanan kaum Quraisy menghentikan gelak tawanya. Mereka benar-benar merasa takut kepada doa Rasulullah tersebut. Setelah itu Rasulullah SAW melanjutkan doanya kembali sambil berkata, 'Ya Allah ya Tuhanku, aku serahkan kepada Engkau Abu Jahal bin Hisyam, Utbah bin Rabiah, Syaibah bin Rabiah, Al Walid bin Uqbah, Umayah bin Khalaf, Uqbah bin Abu Mu'aith (yang ketujuh saya tidak menghafalnya). Demi dzat yang telah mengutus Muhammad dengan membawa kebenaran, sungguh saya melihat orang-orang yang telah beliau sebut itu terbunuh pada perang Badar. Setelah itu semua jasad mereka dimasukkan ke dalam sumur Badar." Abu Ishaq berkata, "Disebutkannya nama Al Walid bin Uqbah dalam hadits ini adalah suatu kesalahan." {Muslim 5/179}
Share this article :

0 comments:

Kritik Saran -> Klick home untuk melihat kitab-kitab hadits

Kepada para pengunjung silahkan berkomentar yang sopan. Komentar spam akan di hapus

Download Kitab 9 Imam Gratis


Kitab 9 Imam

Download Gratis Kitab 9 Imam

Silahkan download gratis kitab 9 Imam, kilck gambar atau judulnya. Klick home untuk memilih kitab lainya. [...]
Shahih Bukhari

Download Gratis Kitab Shahih Bukhari terjemah

Silahkan download gratis kitab Shahih Bukhari, kilck gambar atau judulnya. Klick home untuk memilih kitab lainya. [...]
Kitab Shahih Muslim

Download Gratis Kitab Shahi Muslim

Silahkan download gratis kitab Shahih Muslim, kilck gambar atau judulnya. Klick home untuk memilih kitab lainya.[...]
Kitab Bulugul Maram

Kitab Bulugul Maram

Silahkan download gratis kitab Shahih Muslim, kilck gambar atau judulnya. Klick home untuk memilih kitab lainya.,[...]

Artikel ini Di Baca Ribuan Orang

Followers

 
Support : Creating Website | Johny Template | SITUS ISLAM OMA SUPARTANA
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2013. SITUS ISLAM UNTUK PENCERAHAN - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template