Headlines News :
Home » » Perang Hunain

Perang Hunain

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم



عن كَثِير بْن عَبَّاسِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ قَالَ قَالَ عَبَّاسٌ شَهِدْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ حُنَيْنٍ فَلَزِمْتُ أَنَا وَأَبُو سُفْيَانَ بْنُ الْحَارِثِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ نُفَارِقْهُ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى بَغْلَةٍ لَهُ بَيْضَاءَ أَهْدَاهَا لَهُ فَرْوَةُ بْنُ نُفَاثَةَ الْجُذَامِيُّ فَلَمَّا الْتَقَى الْمُسْلِمُونَ وَالْكُفَّارُ وَلَّى الْمُسْلِمُونَ مُدْبِرِينَ فَطَفِقَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْكُضُ بَغْلَتَهُ قِبَلَ الْكُفَّارِ قَالَ عَبَّاسٌ وَأَنَا آخِذٌ بِلِجَامِ بَغْلَةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكُفُّهَا إِرَادَةَ أَنْ لَا تُسْرِعَ وَأَبُو سُفْيَانَ آخِذٌ بِرِكَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيْ عَبَّاسُ نَادِ أَصْحَابَ السَّمُرَةِ فَقَالَ عَبَّاسٌ وَكَانَ رَجُلًا صَيِّتًا فَقُلْتُ بِأَعْلَى صَوْتِي أَيْنَ أَصْحَابُ السَّمُرَةِ قَالَ فَوَاللَّهِ لَكَأَنَّ عَطْفَتَهُمْ حِينَ سَمِعُوا صَوْتِي عَطْفَةُ الْبَقَرِ عَلَى أَوْلَادِهَا فَقَالُوا يَا لَبَّيْكَ يَا لَبَّيْكَ قَالَ فَاقْتَتَلُوا وَالْكُفَّارَ وَالدَّعْوَةُ فِي الْأَنْصَارِ يَقُولُونَ يَا مَعْشَرَ الْأَنْصَارِ يَا مَعْشَرَ الْأَنْصَارِ قَالَ ثُمَّ قُصِرَتْ الدَّعْوَةُ عَلَى بَنِي الْحَارِثِ بْنِ الْخَزْرَجِ فَقَالُوا يَا بَنِي الْحَارِثِ بْنِ الْخَزْرَجِ يَا بَنِي الْحَارِثِ بْنِ الْخَزْرَجِ فَنَظَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ عَلَى بَغْلَتِهِ كَالْمُتَطَاوِلِ عَلَيْهَا إِلَى قِتَالِهِمْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَذَا حِينَ حَمِيَ الْوَطِيسُ قَالَ ثُمَّ أَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَصَيَاتٍ فَرَمَى بِهِنَّ وُجُوهَ الْكُفَّارِ ثُمَّ قَالَ انْهَزَمُوا وَرَبِّ مُحَمَّدٍ قَالَ فَذَهَبْتُ أَنْظُرُ فَإِذَا الْقِتَالُ عَلَى هَيْئَتِهِ فِيمَا أَرَى قَالَ فَوَاللَّهِ مَا هُوَ إِلَّا أَنْ رَمَاهُمْ بِحَصَيَاتِهِ فَمَا زِلْتُ أَرَى حَدَّهُمْ كَلِيلًا وَأَمْرَهُمْ مُدْبِرًا
1193- Dari Katsir bin Abbas bin Abdul Muthalib, bahwa ia berkata, "Abbas pernah bercerita, 'Dulu saya pernah ikut perang Hunain bersama Rasulullah SAW. Pada saat itu saya dan Abu Sufyan bin Harits bin Abdul Muthalib terus mengiringi Rasulullah SAW dan tidak ingin berpisah dari beliau. Ketika itu Rasulullah SAW tengah mengendarai seekor bighal (keledai hasil perkawinan silang dengan kuda) miliknya yang merupakan hadiah dari Farwah bin Nufatsah Al Judzami. Tatkala pasukan kaum muslimin dan pasukan kaum kafir sudah saling berhadap-hadapan, maka pasukan kaum muslimin sengaja mundur ke belakang untuk mengatur serangan. Lalu Rasulullah SAW memacu laju kendaraannya serta menghadapkannya ke arah pasukan kaum musyrikin. Pada saat itu saya yang memegang tali kendali bighal Rasulullah SAW. Saya harus dapat mengendalikannya, dengan cara menarik tali kendalinya, agar ia tidak berlari dengan cepat, sementara Abu Sufyan memegang sanggurdi (tempat kedudukan kaki pada pelana kuda, penerj) Rasulullah SAW. Kemudian Rasulullah berkata kepada Abbas, "Hai Abbas, panggillah para sahabat yang dahulu pernah berbaiat kepadaku di bawah pohon.' Pilihan Rasulullah SAW memang sangat tepat, karena saya memang dikenal di kalangan para sahabat lainnya sebagai orang yang mempunyai suara yang cukup tinggi. Akhirnya, dengan lantang saya panggil para sahabat Rasulullah, "Hai para sahabat, di mana orang-orang yang pernah berbai'at kepada Rasulullah di bawah pohon...?" Demi Allah, begitu mendengar suara saya, mereka bergegas mencari asal-usul suara tersebut -persis seperti anak-anak sapi yang mendengar suara induknya yang memanggil-. Tak lama kemudian mereka menjawab secara serentak, "Ya, kami akan segera datang untuk memenuhi panggilanmu ya Rasulullah!" Saya berteriak kembali dengan suara yang lantang, "Mari kita bertempur melawan orang-orang kafir, dan jangan lupa meminta bantuan kepada orang-orang Anshar!" Lalu mereka menjawab seraya berseru, "Hai orang-orang Anshar! Hai orang-orang Anshar!" Selanjutnya mereka hanya cukup memanggil Bani Al Harits bin Al Khajraj, "Hai Bani Al Harits bin Al Khazraj! Hai Bani Al Harits bin Al Khazraj kemarilah!" Sementara itu Rasulullah SAW tetap berada di atas bighal sambil memperhatikan kondisi medan perang dan berkata, "Beginilah kondisinya kalau pertempuran sudah memanas.' Selanjutnya Rasulullah mengambil beberapa butir kerikil dan melemparkannya ke wajah orang-orang musyrikin sambil berkata, "Demi Tuhannya Muhammad, mereka pasti akan kalah' Sejenak saya memperhatikan kondisi medan perang yang kian lama kian menegangkan. Demi Allah, saya melihat Rasulullah SAW terus melemparkan batu-batu kerikil yang ada di tangannya kepada orang-orang musyrikin. Tak lama kemudian saya melihat kondisi orang-orang musyrikin kian lama kian melemah, hingga akhirnya mereka terpukul mundur".'" {Muslim 5/167}

عَنْ أَبِي إِسْحَقَ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى الْبَرَاءِ فَقَالَ أَكُنْتُمْ وَلَّيْتُمْ يَوْمَ حُنَيْنٍ يَا أَبَا عُمَارَةَ فَقَالَ أَشْهَدُ عَلَى نَبِيِّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا وَلَّى وَلَكِنَّهُ انْطَلَقَ أَخِفَّاءُ مِنْ النَّاسِ وَحُسَّرٌ إِلَى هَذَا الْحَيِّ مِنْ هَوَازِنَ وَهُمْ قَوْمٌ رُمَاةٌ فَرَمَوْهُمْ بِرِشْقٍ مِنْ نَبْلٍ كَأَنَّهَا رِجْلٌ مِنْ جَرَادٍ فَانْكَشَفُوا فَأَقْبَلَ الْقَوْمُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبُو سُفْيَانَ بْنُ الْحَارِثِ يَقُودُ بِهِ بَغْلَتَهُ فَنَزَلَ وَدَعَا وَاسْتَنْصَرَ وَهُوَ يَقُولُ أَنَا النَّبِيُّ لَا كَذِبْ أَنَا ابْنُ عَبْدِ الْمُطَّلِبْ اللَّهُمَّ نَزِّلْ نَصْرَكَ قَالَ الْبَرَاءُ كُنَّا وَاللَّهِ إِذَا احْمَرَّ الْبَأْسُ نَتَّقِي بِهِ وَإِنَّ الشُّجَاعَ مِنَّا لَلَّذِي يُحَاذِي بِهِ يَعْنِي النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
1194- Dari Abu Ishak, dia berkata, "Pada suatu ketika ada seorang lelaki yang datang menemui Al Barra' dan bertanya kepadanya, 'Hai Abu Umarah, apakah kalian berpaling pada saat terjadi perang Hunain?' Al Barra" menjawab, 'Saya melihat dengan mata kepala saya sendiri bagaimana Rasulullah SAW tidak berpaling sama sekali. Namun pada saat itu, sekonyong-konyong ada beberapa suka relawan dengan semangat yang tinggi dan bersenjatakan lengkap maju menyerang kaum Hawazin. Ternyata mereka adalah para pemanah yang terlatih dan handal. Mereka menyerang musuh bagaikan seekor belalang, hingga, para musuh, kewalahan dan terpecah. Beberapa orang sahabat lalu menemui Rasulullah, yang pada saat itu tengah berada di atas keledainya yang dengan setia, dituntun oleh Abu Sufyan. Kemudian Rasulullah turun dari kendaraannya dan berdoa memohon pertolongan kepada Allah seraya berucap; "Sesungguhnya aku adalah Nabi, yang tiada berdusta. Aku adalah putra Abdul Muthalib. Ya Allah, turunkanlah pertolongan-Mu.'" Al Barra' berkata, "Saat pertempuran tengah berlangsung, secara terus terang saya katakan bahwa saya merasa takut sekali. Salah seorang pemberani di antara kami merasa perlu untuk melindungi Rasulullah." {Muslim 5/168}
عن سلمة بْن الأكوع قَالَ غَزَوْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حُنَيْنًا فَلَمَّا وَاجَهْنَا الْعَدُوَّ تَقَدَّمْتُ فَأَعْلُو ثَنِيَّةً فَاسْتَقْبَلَنِي رَجُلٌ مِنْ الْعَدُوِّ فَأَرْمِيهِ بِسَهْمٍ فَتَوَارَى عَنِّي فَمَا دَرَيْتُ مَا صَنَعَ وَنَظَرْتُ إِلَى الْقَوْمِ فَإِذَا هُمْ قَدْ طَلَعُوا مِنْ ثَنِيَّةٍ أُخْرَى فَالْتَقَوْا هُمْ وَصَحَابَةُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَوَلَّى صَحَابَةُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَرْجِعُ مُنْهَزِمًا وَعَلَيَّ بُرْدَتَانِ مُتَّزِرًا بِإِحْدَاهُمَا مُرْتَدِيًا بِالْأُخْرَى فَاسْتَطْلَقَ إِزَارِي فَجَمَعْتُهُمَا جَمِيعًا وَمَرَرْتُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُنْهَزِمًا وَهُوَ عَلَى بَغْلَتِهِ الشَّهْبَاءِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَقَدْ رَأَى ابْنُ الْأَكْوَعِ فَزَعًا فَلَمَّا غَشُوا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَزَلَ عَنْ الْبَغْلَةِ ثُمَّ قَبَضَ قَبْضَةً مِنْ تُرَابٍ مِنْ الْأَرْضِ ثُمَّ اسْتَقْبَلَ بِهِ وُجُوهَهُمْ فَقَالَ شَاهَتْ الْوُجُوهُ فَمَا خَلَقَ اللَّهُ مِنْهُمْ إِنْسَانًا إِلَّا مَلَأَ عَيْنَيْهِ تُرَابًا بِتِلْكَ الْقَبْضَةِ فَوَلَّوْا مُدْبِرِينَ فَهَزَمَهُمْ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ وَقَسَمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَنَائِمَهُمْ بَيْنَ الْمُسْلِمِينَ
1195- Dari Salamah bin Akwa' RA, dia berkata, "Kami pernah ikut berperang bersama Rasulullah SAW dalam perang Hunain. Pada saat kami telah berhadap-hadapan langsung dengan pasukan musuh, saya maju dan terus naik ke puncak sebuah bukit. Tiba-tiba ada seorang musuh yang berupaya menghalangi maksud saya. Akhirnya, tanpa pikir panjang, saya bidik ia dengan anak panah saya. Namun sayang, ia dapat menghindari bidikan saya. Setelah itu saya melihat pasukan musuh yang berada di atas bukit yang lain. Mereka mampu membuat pasukan kaum muslimin kewalahan, hingga kami terpaksa mundur. Sedangkan saya sendiri akhirnya memilih lari dari serangan musuh. Pada saat itu saya tengah mengenakan dua helai kain selimut. Namun karena tergesa-gesa, jalinan kain tersebut terlepas dari yang lainnya. Tetapi akhirnya dapat dipersatukan kembali. Saat itu saya juga melihat Rasulullah SAW tengah berlari dengan mengendarai bighalnya yang berwarna kelabu. Kemudian Rasulullah SAW berkata, 'Ibnu Akwa' benar-benar terlihat takut sekali.' Ketika para sahabat sedang membuat pagar betis untuk melindungi Rasulullah SAW, beliau malah turun dari bighalnya sambil terus memungut segenggam pasir. Kemudian beliau melemparkan pasir tersebut kepada orang-orang kafir seraya berkata, 'Wajah-wajah telah menjadi buruk!' Akhirnya, atas izin Allah, setiap mata musuh yang terkena pasir tersebut buta dan tidak dapat melihat sesuatu apapun, padahal pasir itu hanya segenggaman tangan beliau. Pasukan musuh secara teratur mundur dari medan perang, dan kemenangan berada di tangan kaum muslimin. Setelah itu Rasulullah membagikan harta rampasan perang kepada pasukan kaum muslimin."' {Muslim 5/169}
Share this article :

0 comments:

Kritik Saran -> Klick home untuk melihat kitab-kitab hadits

Kepada para pengunjung silahkan berkomentar yang sopan. Komentar spam akan di hapus

Download Kitab 9 Imam Gratis


Kitab 9 Imam

Download Gratis Kitab 9 Imam

Silahkan download gratis kitab 9 Imam, kilck gambar atau judulnya. Klick home untuk memilih kitab lainya. [...]
Shahih Bukhari

Download Gratis Kitab Shahih Bukhari terjemah

Silahkan download gratis kitab Shahih Bukhari, kilck gambar atau judulnya. Klick home untuk memilih kitab lainya. [...]
Kitab Shahih Muslim

Download Gratis Kitab Shahi Muslim

Silahkan download gratis kitab Shahih Muslim, kilck gambar atau judulnya. Klick home untuk memilih kitab lainya.[...]
Kitab Bulugul Maram

Kitab Bulugul Maram

Silahkan download gratis kitab Shahih Muslim, kilck gambar atau judulnya. Klick home untuk memilih kitab lainya.,[...]

Artikel ini Di Baca Ribuan Orang

Followers

 
Support : Creating Website | Johny Template | SITUS ISLAM OMA SUPARTANA
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2013. SITUS ISLAM UNTUK PENCERAHAN - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template