Headlines News :
Home » » Telaga Surga

Telaga Surga

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم



عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ لِي حَوْضًا مَا بَيْنَ الْكَعْبَةِ وَبَيْتِ الْمَقْدِسِ أَبْيَضَ مِثْلَ اللَّبَنِ آنِيَتُهُ عَدَدُ النُّجُومِ وَإِنِّي لَأَكْثَرُ الْأَنْبِيَاءِ تَبَعًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ
3489-4388. Dari Abu Sa'id Al Khudri RA, bahwa Nabi SAW bersabda, "Sesungguhnya aku memiliki sebuah telaga yang luasnya antara Ka'bah dan Baitul Maqdis. (Cahayanya) putih bagaikan susu. Tempat minumnya adalah dari kumpulan bintang. Dan sesungguhnya aku adalah nabi yang paling banyak pengikut di antara para nabi pada hari Kiamat." (H.R. Ibnu Majah) Shahih: Zhilal Al-Jannah (723), Ash-Shahihah (3949).
عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ حَوْضِي لَأَبْعَدُ مِنْ أَيْلَةَ إِلَى عَدَنَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَآنِيَتُهُ أَكْثَرُ مِنْ عَدَدِ النُّجُومِ وَلَهُوَ أَشَدُّ بَيَاضًا مِنْ اللَّبَنِ وَأَحْلَى مِنْ الْعَسَلِ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنِّي لَأَذُودُ عَنْهُ الرِّجَالَ كَمَا يَذُودُ الرَّجُلُ الْإِبِلَ الْغَرِيبَةَ عَنْ حَوْضِهِ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَتَعْرِفُنَا قَالَ نَعَمْ تَرِدُونَ عَلَيَّ غُرًّا مُحَجَّلِينَ مِنْ أَثَرِ الْوُضُوءِ لَيْسَتْ لِأَحَدٍ غَيْرِكُمْ
3490-4378. Dari Hudzaifah RA, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Sesungguhnya telagaku seluas antara Ailah dan 'Adn. Dan Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya tempat minumnya lebih banyak dari jumlah bintang-bintang (di langit), dan ia lebih putih dari susu, serta lebih manis dari manisnya madu. Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya aku akan mempertahankannya dari orang-orang, sebagaimana seorang lelaki mempertahankan telaganya dari unta asing.' Ditanyakan kepada beliau, 'Wahai Rasulullah, apakah engkau mengenali kami?' Beliau menjawab, 'Ya. Kalian ditampakkan kepadaku dengan wajah dan pergelangan tangan serta kaki yang putih bekas wudhu, yang tidak dimiliki oleh seorangpun dari selain kalian'." (H.R. Ibnu Majah)  Shahih: Muslim (1/150).
حَدَّثَنِي ثَوْبَانُ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ حَوْضِي مَا بَيْنَ عَدَنَ إِلَى أَيْلَةَ أَشَدُّ بَيَاضًا مِنْ اللَّبَنِ وَأَحْلَى مِنْ الْعَسَلِ أَكَاوِيبُهُ كَعَدَدِ نُجُومِ السَّمَاءِ مَنْ شَرِبَ مِنْهُ شَرْبَةً لَمْ يَظْمَأْ بَعْدَهَا أَبَدًا وَأَوَّلُ مَنْ يَرِدُهُ عَلَيَّ فُقَرَاءُ الْمُهَاجِرِينَ الدُّنْسُ ثِيَابًا وَالشُّعْثُ رُءُوسًا الَّذِينَ لَا يَنْكِحُونَ الْمُنَعَّمَاتِ وَلَا يُفْتَحُ لَهُمْ السُّدَدُ
3491-4379. Dari Tsauban, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya telagaku (luasnya) antara 'Adn dan Ailah, lebih putih dari susu, dan lebih manis dari manisnya madu. Gelas-gelasnya laksana jumlah bintang di langit. Barangsiapa meminum seteguk darinya, niscaya tidak akan pernah merasa dahaga untuk selamanya. Dan orang pertama yang ditampakkan kepadaku adalah orang-orang miskin dari kalangan Muhajirin yang berpakaian lusuh dan rambut yang acak-acakan, yang tidak pernah merasakan kesenangan, dan tidak pernah pula (merasakan) dibukakan bagi mereka tempat makanan."(H.R. Ibnu Majah) Shahih: Ash-Shahihah (1082), Zhilal Al Jannah (707, 708), Al Misykah (5592).
عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا بَيْنَ نَاحِيَتَيْ حَوْضِي كَمَا بَيْنَ صَنْعَاءَ وَالْمَدِينَةِ أَوْ كَمَا بَيْنَ الْمَدِينَةِ وَعُمَانَ
3492-4380. Dari Anas RA, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Jarak antara dua sisi telagaku adalah bagaikan jarak antara Shan'a dan Madinah, atau bagaikan jarak antara Madinah dan Yaman'." (H.R. Ibnu Majah)  Shahih: Zhilal Al Jannah (711). Muttafaq 'Alaih.
قَالَ أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُرَى فِيهِ أَبَارِيقُ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ كَعَدَدِ نُجُومِ السَّمَاءِ
3493-4381. Dari Anas bin Malik RA, ia berkata, "Nabi SAW bersabda, 'Diperlihatkan di dalamnya tempat minum yang terbuat dari emas dan perak, jumlahnya bagaikan bintang-bintang di langit'."(H.R. Ibnu Majah) Shahih: Zhilal Al Jannah.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ أَتَى الْمَقْبَرَةَ فَسَلَّمَ عَلَى الْمَقْبَرَةِ فَقَالَ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ تَعَالَى بِكُمْ لَاحِقُونَ ثُمَّ قَالَ لَوَدِدْنَا أَنَّا قَدْ رَأَيْنَا إِخْوَانَنَا قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَوَلَسْنَا إِخْوَانَكَ قَالَ أَنْتُمْ أَصْحَابِي وَإِخْوَانِي الَّذِينَ يَأْتُونَ مِنْ بَعْدِي وَأَنَا فَرَطُكُمْ عَلَى الْحَوْضِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ تَعْرِفُ مَنْ لَمْ يَأْتِ مِنْ أُمَّتِكَ قَالَ أَرَأَيْتُمْ لَوْ أَنَّ رَجُلًا لَهُ خَيْلٌ غُرٌّ مُحَجَّلَةٌ بَيْنَ ظَهْرَانَيْ خَيْلٍ دُهْمٍ بُهْمٍ أَلَمْ يَكُنْ يَعْرِفُهَا قَالُوا بَلَى قَالَ فَإِنَّهُمْ يَأْتُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ غُرًّا مُحَجَّلِينَ مِنْ أَثَرِ الْوُضُوءِ قَالَ أَنَا فَرَطُكُمْ عَلَى الْحَوْضِ ثُمَّ قَالَ لَيُذَادَنَّ رِجَالٌ عَنْ حَوْضِي كَمَا يُذَادُ الْبَعِيرُ الضَّالُّ فَأُنَادِيهِمْ أَلَا هَلُمُّوا فَيُقَالُ إِنَّهُمْ قَدْ بَدَّلُوا بَعْدَكَ وَلَمْ يَزَالُوا يَرْجِعُونَ عَلَى أَعْقَابِهِمْ فَأَقُولُ أَلَا سُحْقًا سُحْقًا
3494-4382. Dari Abu Hurairah RA, dari Nabi SAW, bahwa beliau pernah mendatangi sebuah pemakaman dan beliau mengucapkan salam kepada pemakaman tersebut. Beliau mengucapkan, "Semoga keselamatan dicurahkan bagi kamu. Rumah bagi kaum muslimin. Insyaallah kami akan menyusulmu." Lalu beliau bersabda, "Sungguh aku kami sangat berharap untuk dapat berjumpa dengan saudara-saudara kami ini." Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah kami bukan saudara-saudaramu?" Beliau menjawab, "Kalian adalah sahabatku dan saudara-saudaraku yang datang setelahku. Sesungguhnya aku menunggu kalian di telagaku." Mereka bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimana engkau mengenali orang-orang yang tidak engkau ketahui dari umatmu?" Beliau menjawab, "Bagaimana menurut kalian jika seseorang memiliki kuda berbulu putih di muka dan di kedua pergelangan kakinya berada di tengah-tengah gerombolan kuda hitam pekat, bukankah ia dapat dikenali?" Mereka menjawab, "Tentu." Beliau bersabda, "Sesungguhnya mereka datang pada hari Kiamat dengan muka dan kedua pergelangan tangan dan kaki yang putih bekas wudhu." Beliau bersabda, "Aku menunggu kalian di tepi telaga." Lalu bersabda, "Ketahuilah bahwa telagaku akan dijaga sebagaimana dijaganya telaga dari unta yang tersesat. Kemudian aku akan memangil mereka, 'Mari datanglah!' Maka dikatakan, 'Sesungguhnya mereka telah merubahnya setelahmu, serta mereka masih terus membalikkan badannya.' Maka aku berkata, 'Menjauhlah, menjauhlah'." (H.R. Ibnu Majah) Shahih: Ahkam Al Jana'iz (190), Al Irwa' (776). Muslim.

Share this article :

0 comments:

Kritik Saran -> Klick home untuk melihat kitab-kitab hadits

Kepada para pengunjung silahkan berkomentar yang sopan. Komentar spam akan di hapus

Download Kitab 9 Imam Gratis


Kitab 9 Imam

Download Gratis Kitab 9 Imam

Silahkan download gratis kitab 9 Imam, kilck gambar atau judulnya. Klick home untuk memilih kitab lainya. [...]
Shahih Bukhari

Download Gratis Kitab Shahih Bukhari terjemah

Silahkan download gratis kitab Shahih Bukhari, kilck gambar atau judulnya. Klick home untuk memilih kitab lainya. [...]
Kitab Shahih Muslim

Download Gratis Kitab Shahi Muslim

Silahkan download gratis kitab Shahih Muslim, kilck gambar atau judulnya. Klick home untuk memilih kitab lainya.[...]
Kitab Bulugul Maram

Kitab Bulugul Maram

Silahkan download gratis kitab Shahih Muslim, kilck gambar atau judulnya. Klick home untuk memilih kitab lainya.,[...]

Artikel ini Di Baca Ribuan Orang

Followers

 
Support : Creating Website | Johny Template | SITUS ISLAM OMA SUPARTANA
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2013. SITUS ISLAM UNTUK PENCERAHAN - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template